Struktur Organisasi

TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

Ir. Sigit Wahyu Widodo

(Owner MITRA BANGUN)

  1. Bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengerahkan sistem-sistem.Mempersiapkan,mengkoordinasi, merencanakan, memonitor dan mengendalikan.
  2. Menetapkan rencana – rencana dan prosedur kerja serta menentukan struktur.
  3. Menjaga dan mengontrol administrasi konstruksi.

H.Koco Parwoto,SH,MH,MBA

(Tim Keuangan)

  1. Merencanakan, mengelola, dan melaksanakan tugas keuangan dan proyek perusahaan.
  2. Menyusun estimasi dana yang dibutuhkan untuk tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
  3. Membuat laporan keuangan, membuat catatan penutupan akhir bulan, dan memperkiraan anggaran bulanan perusahaan.

Slamet Purnomo Rahayu,SPd.T

(Tim Proyek)

  1. Memulai proyek seperti memeriksa kelayakan dan menyusun anggaran, tim, dan sumber daya
  2. Melaksanakan perencanaan yang mencakup penetapan tujuan dan sasaran, menentukan peran dan penjadwalan tugas agar sesuai dengan kebutuhan klien
  3. Memimpin dan memotivasi tim proyek dan para pemangku kepentingan (stakeholder)
  4. Mengelola proyek yang mencakup mengkoordinasikan tim proyek agar mereka tetap pada jalurnya dan menjaga proyek sesuai anggaran
  5. Melakukan kegiatan pemantauan dan pengendalian untuk melacak kemajuan proyek
  6. Mengidentifikasi dan mengelola risiko untuk memastikan proyek tepat waktu
  7. Menerapkan perubahan yang diperlukan selama proses proyek
  8. Membuat laporan secara teratur kepada manajemen dan klien
  9. Mengevaluasi keberhasilan dan tantangan untuk meningkatkan pembelajaran untuk proyek berikutnya.

Agus Nursalim

(Bagian Logistik)

  1. Melakukan survei terkait dengan jumlah dan harga material dari beberapa supplier toko material yang akan dijadikan sebagai acuan dalam memilih harga material yang paling murah, namun dapat memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan.
  2. Melakukan pengelolaan gudang yang dilakukan dengan cara mengatur lokasi tempat penyimpanan material agar nantinya jika dibutuhkan dapat dengan mudah untuk dicari karena sudah tertata rapi. Dengan begitu jumlah barang masuk dan barang keluar akan terkontrol dengan baik.
  3. Membeli barang dan peralatan hasil survey yang sudah dilakukan sebelumnya
  4. Membuat catatan keluar masuknya barang
  5. Membuat laporan penggunaan barang
  6. Membuat catatan penggunaan barang
  7. Mengontrol ketersediaan barang agar selalu terpenuhi
  8. Melakukan koordinasi pelaksanaan lapangan terkait dengan jenis, jumlah, jadwal dan alat yang dibutuhkan
  9. Melakukan konsultasi terkait dengan optimasi jaringan
  10. Membuat laporan penerimaan atau penolakan barang melalui pemeriksaan kuantitas dan kualitas.

Irwaji

(Pelaksana Lapangan)

  1. Memahami gambar desain dan spesifikasi teknis sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan dilapangan.
  2. Bersama dengan bagian enginering menyusun kembali metode pelaksanaan konstruksi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan.
  3. Memimpin dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan dilapangan sesuai dengan persyaratan waktu, mutu dan biaya yang telah ditetapkan.
  4. Membuat program kerja mingguan dan mengadakan pengarahan kegiatan harian kepada pelaksana pekerjaan.
  5. Mengadakan evaluasi dan membuat laporan hasil pelaksanaan pekerjaan dilapangan.
  6. Membuat program penyesuaian dan tindakan turun tangan, apabila terjadi keterlambatan dan penyimpangan pekerjaan di lapangan.
  7. Bersama dengan bagian teknik melakukan pemeriksaan dan memproses berita acara kemajuan pekerjaan dilapangan.
  8. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program kerja mingguan, metode kerja, gambar kerja dan spesifikasi teknik.
  9. Menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan jadwal tenaga kerja dan mengatur pelaksanaan tenaga dan peralatan proyek.
  10. Membuat laporan harian tentang pelaksanaan pekerjaan, agar selalu sesuai dengan metode konstruksi dan instruksi kerja yang telah ditetapkan.
  11. Menerapkan program keselamatan kerja dan kebersihan di lapangan.

Bimantara Dhanu Pratama

(Drafter)

  1. Membuat gambar rencana desain menggunakan software CAD (Computer Aided Design)
  2. Bekerja dari gambar mentahan/sketsa kasar berdasarkan spesifikasi dan persyaratan yang dibuat oleh para arsitek atau engineer.
  3. Menambahkan detail pada gambar desain untuk mempermudah membaca gambar.
  4. Menentukan dan menghitung letak, dimensi, berat, bahan dan prosedur untuk barang yang akan dikerjakan.
  5. Pastikan desain akhir mematuhi peraturan standar kualitas
  6. Merevisi gambar kerja berdasarkan kebutuhan klien.
  7. Bekerja dibawah pengawasan arsitek atau engineer.
Scroll to Top